Tuesday, January 20, 2015

[BELAJAR COOKING] Eksekusi Bolu Kukus Karakter

Akhirnya... kesampaian juga niy bikin bolu kukus karakter seperti yang dibuku resep karya mak Fenny Ferawati. Kalau mau tahu book reviewnya, baca disini. ;)
Oya..sebenarnya ide mengeksekusi resep ini bukan dari saya sih, tapi dari tetangga saya, Mama Binta yang kemarin membeli buku resep ini. Dapur, alat, dan bahannya pun Mama Binta yang menyediakan. Saya cuma jadi sie dokumentasi plus bantu-bantu aja. hihihii... :mrgreen:
Hal pertama yang harus disiapkan sebelum mengeksekusi Resep Bolu Kukus Karakter ini adalah Alat dan Bahan-bahan. Harus lengkap dulu ya... Nggak asyik kan, kalau acara ngebakingnya sudah semangat 2015 eee..ternyata salah satu bahannya tidak lengkap. Ini kejadian sama kita kemarin. Sudah pede siap masak, pas saling tanya pewarnanya apa aja?? ternyata saya dan Mama Binta sama-sama nggak punya. Haha... Akhirnya teringat sama bahan-bahan umpan mancing suami. Pewarna dan essence yang sering dipakai untuk membuat campuran umpan. Comot daahh... Tapi selesai baking disana, lupa nggak dibawa pulang. Alhasil suami kebingungan nyari bahan-bahan memancingnya. Haha.. Maaf ye Ayah.. :mrgreen:
Berikut alat dan bahan-bahan yang WAJIB disiapkan :

Bahan-bahan (margarin dan ovalet, diSKIP aja)

Alat :
  • Cetakan bulat diameter 6-7 cm, bisa menggunakan cetakan pie, bolu kukus, muffin, atau talam
    (disini kami memakai cetakan cup cake)
  • Berbagai motif cup cake berbahan kertas
  • Mixer
  • Kantong plastik segitiga, fungsinya untuk mencampur pewarna dan sebagai alat untuk melukis di bolu
  • Alat pengukus, dandang
  • Kompor untuk memasak, dan pastikan Gasnya masih tersedia yaa... xixiixi..  :lol:
Bahan :
  • Telur                    2 butir
  • Gula pasir             110 gram
  • Tepung terigu       125 gram
  • Baking powder      1 sdt
  • Susu/ Santan         70ml (kami memakai santan kara)
  • Pewarna makanan (disesuaikan dengan pola gambar yang diinginkan)
Cara membuat :
  1. Kocok telur dan gula dengan kecepatan rendah sampai mengembang. Kira-kira sekitar 5-8 menit
  2. Masukan campuran tepung terigu dan baking powder bergantian dengan santan. Kocok hingga rata dan mengental
  3. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, beri warna dan masukan dalam kantong segitiga yang sudah dipotong ujungnya
  4. Tuang sisa adonan ke dalam cetakan yang sudah dilapisi paper cup
  5. Hias permukaan sesuai pola yang diinginkan dengan adonan di dalam kantong segitiga yang sudah diberi warna
  6. Kukus dengan api kecil sekitar 10 menit dan besarkan api selama 2 menit. Lalu angkat.
  7. Yuhuuu,,,Bolu kukus karakter pun siap untuk dinikmati

(Resep diambil dari buku "Bolu Kukus Karakter" karya Fenny Ferawati, hal. 11.)

Sesuai resep diatas kami berhasil membuat 16 cup. Banyak kaann... Padahal seharusnya sih hanya bisa sekitar 10-12 cup saja. Tetapi karena kemarin jumlah bocilnya banyak, ada 5 orang jadi saya dan Mama Binta sepakat untuk membuat adonan per cupnya sedikit saja, biar bisa jadi banyak. Hehe.. Mak-mak irits plus medit.  :-P

Bolu Kukus Karakter hasil karya anak-anak hebat (sebelum dikukus)


Sesaat setelah bolu kukus diangkat dari dandang, anak-anak antusias sekali ingin segera mencomot bolu kukus sesuai pilihannya. Padahal uap panasnya masih kebul-kebul loo.. Yapz! karena memang mereka sendiri yang menghias bolu kukusnya. Ada yang melukis keroppi, lebah, es krim, jamur, dan bugs. Meskipun hasilnya tidak secantik seperti yang dicontohkan di buku resep, tapi mereka sangat puas melihat hasil karya mereka sendiri. Apalagi rasa kuenya yang Maknyuzzz! Sedap,,sedap,,sedaapp.. Saya sendiri hanya kebagian menggambar logo facebook dan 2 karakter boneka imut. Sedangkan Mama Binta hanya satu aja, Keroppi. Hehe...

Ini yaa... hasil karya kami beserta Anak-anak Hebat.. :-*
Keroppinya siap disantap niy...

Anak-Anak HEBAT!!! (ka-ki) Dirgasena, Rhaygina, Rhayni, Binta, Nuzzarfi)



kalo yang ini hasil karyaku... hihihiii..lucu kan.. ;)

Nah...seru kan! Ada banyak hal positif yang bisa diambil dari acara memasak ini.
1. Mengajak anak untuk belajar mencintai Dapur dengan segala aktivitasnya
2. Melatih kreativitas anak melukis kue sesuai selera masing-masing
3. Melatih kerjasama anak untuk mau berbagi dengan teman-temannya
4. Menjalin kebersamaan anak dan orangtua
5. Melatih kesabaran orangtua ketika anak ikut serta turun tangan memegang alat-alat dapur yang tidak bisa dipungkiri dapur akan nampak seperti kapal pecah.  :roll:
Asyik kan yaa... Yuk, sempatkan waktu untuk mengajak anak mengacak-acak dapur demi melatih daya kreatifnya..
Selamat berkreativitas...

**Big Thanks to Mama Binta dan Om Sobo yang bersedia merelakan dapur ungunya diacak-acak bocil dan saya. hehe.. ;-)




No comments:

Post a Comment