Akhirnya... kesampaian juga niy
bikin bolu kukus karakter seperti yang dibuku resep karya mak Fenny Ferawati. Kalau mau tahu book reviewnya, baca disini. ;)
Oya..sebenarnya ide mengeksekusi resep
ini bukan dari saya sih, tapi dari tetangga saya, Mama Binta yang kemarin
membeli buku resep ini. Dapur, alat, dan bahannya pun Mama Binta yang
menyediakan. Saya cuma jadi sie dokumentasi plus bantu-bantu aja. hihihii...
:mrgreen:
Hal pertama yang harus disiapkan sebelum
mengeksekusi Resep Bolu Kukus Karakter ini adalah Alat dan Bahan-bahan. Harus
lengkap dulu ya... Nggak asyik kan, kalau acara ngebakingnya
sudah semangat 2015 eee..ternyata salah satu bahannya tidak
lengkap. Ini kejadian sama kita kemarin. Sudah pede siap masak, pas
saling tanya pewarnanya apa aja?? ternyata saya dan Mama Binta sama-sama nggak
punya. Haha... Akhirnya teringat sama bahan-bahan umpan mancing suami. Pewarna
dan essence yang sering dipakai untuk membuat campuran umpan. Comot daahh...
Tapi selesai baking disana, lupa nggak dibawa pulang. Alhasil suami kebingungan
nyari bahan-bahan memancingnya. Haha.. Maaf ye Ayah.. :mrgreen:
Berikut alat dan bahan-bahan yang WAJIB
disiapkan :

Bahan-bahan (margarin dan ovalet, diSKIP aja)
Alat
:
- Cetakan bulat diameter 6-7 cm, bisa menggunakan cetakan pie, bolu
kukus, muffin, atau talam
(disini kami memakai cetakan cup cake) - Berbagai motif cup cake berbahan kertas
- Mixer
- Kantong plastik segitiga, fungsinya untuk mencampur pewarna dan
sebagai alat untuk melukis di bolu
- Alat pengukus, dandang
- Kompor untuk memasak, dan pastikan Gasnya masih tersedia yaa...
xixiixi.. :lol:
Bahan
:
- Telur 2 butir
- Gula pasir 110 gram
- Tepung terigu 125 gram
- Baking powder 1 sdt
- Susu/ Santan 70ml (kami memakai santan
kara)
- Pewarna makanan (disesuaikan dengan pola gambar yang diinginkan)
Cara
membuat :
- Kocok telur dan gula dengan kecepatan rendah sampai mengembang. Kira-kira sekitar 5-8 menit
- Masukan campuran tepung terigu dan baking powder bergantian dengan santan. Kocok hingga rata dan mengental
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian, beri warna dan masukan dalam kantong segitiga yang sudah dipotong ujungnya
- Tuang sisa adonan ke dalam cetakan yang sudah dilapisi paper cup
- Hias permukaan sesuai pola yang diinginkan dengan adonan di dalam kantong segitiga yang sudah diberi warna
- Kukus dengan api kecil sekitar 10 menit dan besarkan api selama 2 menit. Lalu angkat.
- Yuhuuu,,,Bolu kukus karakter pun siap untuk dinikmati
(Resep diambil dari buku "Bolu Kukus Karakter" karya Fenny Ferawati, hal. 11.)
Sesuai resep diatas kami berhasil
membuat 16 cup. Banyak kaann... Padahal seharusnya sih hanya bisa sekitar 10-12
cup saja. Tetapi karena kemarin jumlah bocilnya banyak, ada 5 orang jadi saya
dan Mama Binta sepakat untuk membuat adonan per cupnya sedikit saja, biar bisa
jadi banyak. Hehe.. Mak-mak irits plus medit. :-P
Bolu Kukus Karakter hasil karya anak-anak hebat (sebelum dikukus)
Sesaat setelah bolu kukus diangkat dari
dandang, anak-anak antusias sekali ingin segera mencomot bolu kukus sesuai
pilihannya. Padahal uap panasnya masih kebul-kebul loo.. Yapz! karena memang
mereka sendiri yang menghias bolu kukusnya. Ada yang melukis keroppi, lebah, es
krim, jamur, dan bugs. Meskipun hasilnya tidak secantik seperti yang
dicontohkan di buku resep, tapi mereka sangat puas melihat hasil karya mereka
sendiri. Apalagi rasa kuenya yang Maknyuzzz! Sedap,,sedap,,sedaapp.. Saya
sendiri hanya kebagian menggambar logo facebook dan 2 karakter boneka
imut. Sedangkan Mama Binta hanya satu aja, Keroppi. Hehe...
kalo yang ini hasil karyaku... hihihiii..lucu kan.. ;)
Nah...seru kan! Ada banyak hal positif
yang bisa diambil dari acara memasak ini.
1. Mengajak anak untuk belajar mencintai
Dapur dengan segala aktivitasnya
2. Melatih kreativitas anak melukis kue
sesuai selera masing-masing
3. Melatih kerjasama anak untuk mau
berbagi dengan teman-temannya
4. Menjalin kebersamaan anak dan
orangtua
5. Melatih kesabaran orangtua ketika
anak ikut serta turun tangan memegang alat-alat dapur yang tidak bisa
dipungkiri dapur akan nampak seperti kapal pecah. :roll:
Asyik kan yaa... Yuk, sempatkan waktu
untuk mengajak anak mengacak-acak dapur demi melatih daya kreatifnya..
Selamat berkreativitas...
**Big Thanks to Mama Binta dan Om Sobo
yang bersedia merelakan dapur ungunya diacak-acak bocil dan saya. hehe.. ;-)




No comments:
Post a Comment